
Binchotan tidak bisa dinyalakan dengan korek atau firelighter saja. Cara yang paling andal adalah memanaskannya di cerobong starter di atas kompor gas selama 20 sampai 30 menit sampai ujung-ujungnya membara, lalu memindahkannya ke panggangan. Setelah itu panasnya diatur dengan aliran udara, bukan dengan menambah arang.
Yang perlu disiapkan
- Cerobong starter (chimney) atau panci arang berlubang dari logam.
- Kompor gas atau burner.
- Penjepit arang panjang dan sarung tangan tahan panas.
- Kipas tangan atau kipas kecil.
- Panci logam bertutup untuk memadamkan arang.
Cara menyalakan binchotan
- Pastikan arang kering. Arang yang lembap lebih sulit menyala dan bisa memercik. Simpan di tempat kering dan tertutup.
- Isi cerobong. Susun batang binchotan berdiri di dalam cerobong, jangan terlalu rapat supaya udara bisa lewat.
- Panaskan di atas api gas. Letakkan cerobong di atas kompor dengan api sedang. Panaskan bertahap; pemanasan mendadak pada arang yang lembap bisa membuatnya retak dan memercik.
- Tunggu 20 sampai 30 menit. Arang siap dipindahkan saat bagian bawah dan ujung-ujungnya merah membara.
- Pindahkan ke panggangan. Gunakan penjepit. Susun rapat dalam satu lapis.
- Tunggu abu tipis. Mulailah memanggang setelah permukaan arang tertutup lapisan abu putih tipis dan baranya merata.
Tidak punya cerobong? Susun arang langsung di atas burner gas atau di atas bara arang biasa yang sudah menyala, lalu tunggu sampai binchotan ikut membara. Hindari cairan penyala; baunya menempel pada makanan.
Mengatur panas
- Lebih panas: kipas baranya atau buka ventilasi. Binchotan cepat menjawab tambahan udara.
- Lebih tenang: tutup sebagian ventilasi atau renggangkan susunan arang.
- Dua zona: rapatkan arang di satu sisi untuk panas tinggi dan renggangkan di sisi lain untuk menahan makanan tetap hangat.
- Menambah arang: nyalakan dulu arang tambahan di cerobong. Arang dingin yang langsung ditaruh di panggangan menurunkan suhu.
Memanggang ala restoran Jepang
- Jarak makanan dengan bara cukup dekat, karena panas binchotan berasal dari bara, bukan dari lidah api.
- Bumbui sederhana. Garam atau saus tare sudah cukup; rasa bahannya yang ditonjolkan.
- Balik secara teratur supaya matang merata tanpa gosong.
- Lemak yang menetes akan menimbulkan asap dan sedikit api. Itu wajar dan ikut memberi aroma; geser makanan bila apinya terlalu besar.
Memadamkan dan memakai ulang
- Setelah selesai, pindahkan arang yang masih utuh ke panci logam dan tutup rapat. Tanpa udara, bara padam sendiri.
- Biarkan sampai benar-benar dingin sebelum disimpan.
- Pada pemakaian berikutnya, nyalakan arang bekas bersama arang baru. Arang bekas justru lebih cepat menyala.
Jangan menyiram binchotan panas dengan air; arang bisa retak dan uap panasnya berbahaya.
Keselamatan
Semua arang yang menyala menghasilkan karbon monoksida. Gunakan di ruang terbuka atau di bawah cerobong hisap yang memadai, dan jangan pernah menyalakannya di ruang tertutup tanpa ventilasi.
Belum yakin ukuran yang cocok untuk panggangan Anda? Lihat pilihan ukuran dan harga, atau baca apa itu arang putih binchotan.
Mencari pemasok binchotan?
CV. ABRA memproduksi arang putih binchotan ukuran S, M, dan L. Lihat daftar harga atau hubungi kami.